Tiga Aba-Aba Menjadi Tupai dan Pohon

Penulis: Cynthia Fayola

Halo #MahasiswaSosial!

Pada artikel kali ini, kami akan membahas kunjungan terakhir di bulan Maret, lebih tepatnya di Desa Medang! Keseruan apa yang terjadi pada tanggal 31 Maret 2018 di Desa Medang? Mari kita simak bersama!

Pada pembukaan kali ini kami membawakan games “Tupai dan Pohon!” Pasti #MahasiswaSosial sudah tahu dong tentang games ini 😉

Setiap adik Desa Medang harus mencari dua teman untuk dijadikan kelompok. Kemudian, mereka menentukan siapa yang menjadi seekor tupai dan siapa yang menjadi dua pohon. Dua pohon harus saling berpegangan tangan dan tupai harus berjongkok diantara dua pohon. Nah, games ini terdapat tiga aba-aba:

(Dokumentasi oleh Cynthia Fayola)

  1. ‘Pemburu!’
    Jika aba-aba ini diserukan, tupai harus segara pindah dan mencari dua pohon yang baru.
  2. ‘Kebakaran!’
    Aba-aba ini mengartikan kedua pohon yang berpegangan tangan harus pindah dan mencari tupai yang baru.
  3. ‘Gempa bumi!’
    Nah, jika aba-aba yang ini diserukan, kedua pohon dan tupai harus pindah dan masing-masing mencari tupai atau dua pohon yang baru.

Adik-adik Desa Medang terlihat bersemangat memainkan games ini. Mereka berlari-lari di sekitar ruangan untuk mencari tupai atau pohon yang baru 😆

Setelah bersenang-senang memainkan games, kami mulai membuat prakarya. Prakarya yang dibuat adalah lanjutan dari materi Buku Spesialku. Pada kunjungan kali ini, kami membuat cover untuk Buku Spesialku.

(Dokumentasi oleh Cynthia Fayola)

Adik-adik Desa Medang menulis huruf depan nama mereka dengan besar. Mereka menghias huruf depan tersebut dengan kertas-kertas banyak warna yang berukuran kecil sehingga berbentuk seperti mozaik. Mereka juga tidak lupa menghias cover dengan gambar-gambar yang lucu, seperti bunga, pemandangan, dan sebagainya.

Kak Caroline membina Naila. Ia berkata bahwa Naila memiliki niat yang tinggi dalam menggambar. Cover Naila sangat penuh dengan gambar pemandangan dan kelinci. Selain itu, hanya Naila yang lengkap membawa karya-karya yang sudah pernah dibuat untuk digabung menjadi satu buku. Wah, Naila sangat rajin dan bertanggung jawab ya! 😊

Buku Spesialku pun selesai! Karya-karya dari kunjungan kemarin, seperti biodata, pop-up, dan jadwal, digabung dengan cover sehingga menjadi buku.

Sekian kunjungan kami di Desa Medang! Sampai jumpa pada artikel kunjungan bulan Februari berikutnya!

Salam,
#MahasiswaSosial

Gimana komentar kamu?