Sambutan Hangat di Desa Baru!

Penulis: Gina Sidharta
Editor: Cynthia Fayola

Halo #MahasiswaSosial!

Kunjungan pada Sabtu, 6 Oktober 2018 lalu merupakan kunjungan pertama kami di desa Pakulonan Barat 03. Kami tidak sabar untuk bertemu adik-adik baru nih!

Ketika kami sampai di desa, kami langsung disambut hangat oleh adik-adik yang telah menunggu. Sebagian besar dari mereka terlihat siap dengan buku gambar dan alat mewarnai. Sungguh antusias yang luar biasa!

Setelah melewati perkenalan singkat dari setiap relawan, kegiatan dilanjuti dengan permainan “Tepuk Tangan” yang dipandu oleh Kak Franko, Kak Vincent, dan Kak Clarissa. Permainan ini dimulai dengan membentuk lingkaran yang besar.

Para relawan dan adik-adik bersama-sama menyanyikan lagu “Kalau Kau Senang Hati” sambil bertepuk tangan dan berputar. Tetapi, tidak semudah itu #MahasiswaSosial! Dalam permainan ini terdiri dari lima instruksi yang harus disimak baik-baik!

(Dokumentasi oleh Nicoletta Joan)

Jika “Patung Pancoran” disuarakan oleh kakak MC Games, maka kami harus mengangkat tangan kanan dan berkata “Wush!” seperti hendak terbang ke udara. Lalu, jika terdengar aba-aba “Dansa,” maka dua orang harus menari bersama.

Aba-aba ketiga adalah “Lampu Lalu Lintas,” di mana satu orang pertama harus jongkok dan dua temannya harus berdiri seperti anak tangga. Aba-aba lainnya adalah “Dayung Sampan,” di mana empat orang harus segara memperagakan gerakan mendayung perahu sampan.

Aba-aba terakhir; aba-aba yang menggunakan anggota paling banyak, adalah “Bunga Mekar-Kuncup.” Pada aba-aba ini, empat orang harus berdiri mengelilingi satu orang yang berada di tengah-tengah mereka. Orang yang mendapatkan peran di tengah harus jongkok ketika aba-aba “Kuncup” diucapkan dan harus berdiri ketika aba-aba “Mekar” diucapkan. Semua aba-aba ini memang terdengar sederhana, namun terdapat bagian rumitnya, yaitu mencari anggota sesuai jumlah yang ditetapkan.

(Dokumentasi oleh Emmanuela Olivia)

Setelah permainan ice breaking selesai, materi menggambar tema olahraga favorit pun tiba. Adik-adik berhitung dari satu sampai sebelas, kemudian berkumpul dengan kakak-kakak relawan berdasarkan urutan nomor yang sama.

“Saya mau gambar raket karena saya suka bulu tangkis, supaya seperti Jojo!” seru Fadil, sambil asyik menggambar di kertasnya.

Rupanya, demam Asian Games 2018 lalu masih membekas dalam ingatan adik-adik Desa Pakulonan Barat 03 loh! Selain itu, ada hal menarik lainnya. Ketika Kak Gina, salah satu relawan, sedang membimbing adik-adik di dalam kelompoknya, seorang siswi SMP yang masih mengenakan seragam pramuka datang menghampiri Kak Gina. Siswi SMP ini menanyakan tentang kegiatan Social Designee dan memiliki keinginan untuk bergabung pada kegiatan Sabtu depan. Tentu saja boleh kok! Kegiatan Social Designee terbuka untuk semua adik-adik sekolah!

Adik-adik mempresentasikan hasil karya mereka setelah selesai menggambar. Walaupun masih malu, mereka tetap berani untuk mencoba presentasi. Adik-adik Pakulonan Barat 03 patut diacungkan jempol nih!

Sekian artikel mengenai kunjungan di Desa Pakulonan Barat 03. Sampai jumpa di artikel berikutnya!

Salam,
#MahasiswaSosial

Gimana komentar kamu?