Menjadi Pahlawan Kebersihan!

(Dokumentasi oleh Eva Monica)

Halo, #MahasiswaSosial !

Pada bulan September, Social Designee mengangkat tema ‘Kebersihan Lingkungan Sekitar’, melanjutkan tema ‘Kebersihan Diri’ di bulan Agustus. Hal ini untuk membentuk pemahaman dalam diri adik-adik di desa bahwa menjaga kebersihan dimulai dari diri sendiri yang kemudian diteruskan menjadi kepedulian terhadap lingkungan. Apa aja sih yang dilakukan adik-adik dan kakak-kakak relawan pada bulan September? Yuk, simak lebih lanjut artikel ini!

Menghias Botol Minum

Rangkaian kegiatan di bulan September ini dimulai pada tanggal 7. Pada kegiatan pertama ini, kakak-kakak relawan mengajarkan adik-adik di Desa Medang untuk memerhatikan kebersihan lingkungan di sekitar yang diawali dengan lagu ‘Ngawilah, Wilah, Wilah’. Lagu ini membuat adik-adik mengerti bahwa terdapat 3 kategori sampah yaitu, sampah organik, sampah kertas, dan sampah plastik  yang harus dipilah dan dibuang pada tempatnya.

(Dokumentasi oleh Eva Monica)

Setelah itu, sebagai bentuk aksi pertama peduli lingkungan, kakak-kakak memberikan masing-masing adik sebuah botol minum. Botol minum ini tidak hanya diberikan tetapi juga dihias bersama, lho! Botol tersebut diharapkan dapat berguna untuk mengurangi penggunaan gelas atau botol plastik sekali pakai.

Membuat Jubah Pahlawan Kebersihan

Pada pertemuan kedua di bulan September, tepatnya pada tanggal 14 September 2019, adik-adik mempersiapkan diri untuk menjadi pahlawan kebersihan dalam World Clean Up Day di tanggal 21 September 2019! World Clean Up Day adalah aksi membersihkan lingkungan terbesar di dunia yang dilakukan secara serentak dan melibatkan 157 negara, termasuk Indonesia.

(Dokumentasi oleh Eva Monica)

Untuk beraksi dalam World Clean Up Day, adik-adik mempersiapkan diri mereka dengan membuat jubah pahlawan kebersihan! Adik-adik sangat antusias ketika menghias jubah mereka masing-masing yang dibantu oleh kakak-kakak relawan. Ada adik-adik yang menuliskan namanya, menggambar lambang super hero, hingga membuat pemandangan alam! 

Aksi Pahlawan Kebersihan!

(Dokumentasi oleh Eva Monica)

Pada 21 September 2019, adik-adik Desa Medang beraksi menjadi pahlawan kebersihan dalam World Clean Up Day! Sebelum menjalankan aksinya, adik-adik mempersiapkan diri dengan mengenakan jubah super masing-masing, sarung tangan lateks, dan kantong yang terbuat dari singkong. Aksi kemudian dijalankan untuk mengalahkan monster sampah yang menguasai desa. 

Adik-adik dibagi menjadi 3 kelompok pasukan kebersihan dengan tanggung jawab yang berbeda-beda, yaitu: 

  1. Pahlawan Plastik

Kelompok yang bertugas untuk memberantas sampah plastik apapun yang ditemukan, seperti bungkus plasik, kantong plastik, sedotan, dan sebagainya.

  1. Pahlawan Residu

Kelompok yang bertugas untuk membersihkan sampah kertas, puntung rokok, kotak karton, hingga kardus bekas.

  1. Pahlawan Organik

Kelompok yang bertugas untuk mengumpulkan sampah daun kering, sisa makanan, serta batang dan ranting yang berserakan.

Setelah itu, di bawah teriknya sinar matahari, para pahlawan kebersihan menyebar ke berbagai sudut, mencari semua sampah yang ada. Dengan jiwa gotong royong, adik-adik sangat bersemangat untuk memenuhi kantong mereka masing-masing.

Sarah berteriak, “Eh, ini sampah kertas, siapa yang ngumpulin kertas?” 

“Aku, aku!” jawab Tasya.

“Ini plastik bukan?” tanya Fauzal.

“Iya, itu botol plastik, kumpulin, kumpulin!” jawab Nabila.

Setelah kurang lebih satu jam, akhirnya adik-adik pahlawan kebersihan berhasil mengalahkan monster sampah di Desa Medang. Semua kantong penuh dengan sampah-sampah yang akan dibawa untuk ditampung dan didaur ulang. Namun, perjuangan tidak berhenti sampai di sini. Para pahlawan kebersihan berjanji untuk tetap menjaga lingkungan dan memastikan setiap sampah dibuang pada tempatnya sesuai jenisnya masing-masing.

Sampai jumpa di artikel berikutnya! 

Salam, #MahasiswaSosial !

Penulis : Deborah Megan
Editor : Gabriela Natasya

Gimana komentar kamu?