Kita Satu Indonesia

Halo, #MahasiswaSosial !

Di minggu kedua bulan April ini, Social Designee masih bertemakan Toleransi dan kembali mendatangi Kampung Bambu 01.

Kegiatan diawali dengan kedatangan kakak-kakak relawan yang disambut oleh adik-adik Kampung Bambu 01. Kemudian kegiatan dimulai dengan memperkenalkan diri karena banyak kakak-kakak relawan yang baru pertama kali datang ke Kampung Bambu 01 dan ingin sekali mengenal adik-adik. Setelah memperkenalkan diri, kegiatan dilanjutkan dengan bermain Kancil dan Buaya. Dalam permainan ini, adik-adik berperan sebagai kancil yang dibagi menjadi dua kelompok dan berlomba-lomba untuk membuat jembatan menggunakan sandal agar dapat ke pulau seberang untuk mencari makanan. Namun, pada malam hari ada buaya-buaya yang datang dan adik-adik harus menutup mata jika tidak mau diambil oleh buaya. Setelah permainan selesai, kakak-kakak relawan menjelaskan bahwa kita tidak perlu berlomba-lomba untuk membuat jembatan. Jika kita bisa bekerjasama, kita dapat mencapai tujuan yang sama karena sesuai dengan peribahasa “Bersatu kita teguh, bercerai kita runtuh.”

(Dokumentasi oleh Regina Martha)

Kegiatan dilanjutkan dengan dibagikannya potongan-potongan kertas. Adik-adik diberi kebebasan untuk mewarnai dan berkreasi dengan kertas yang telah diberikan. Karena kertas yang terpotong memiliki gambar yang berbeda ukuran, ada adik-adik yang merasa bahwa gambarnya lebih kecil daripada temannya. Tapi kakak-kakak menjelaskan bahwa adik-adik bisa berkreasi diluar gambar yang sudah disediakan. Ketika adik-adik sudah selesai berkreasi, kakak-kakak meminta tolong kepada adik-adik untuk menyusun potongan-potongan gambar itu menjadi sebuah bentuk. “Bentuk apa yang terbentuk setelah adik-adik menyusun kertasnya?” tanya seorang kakak relawan. “Burung Hantu!” jawab adik-adik. Setelah kegiatan selesai, kakak-kakak Social Designee menjelaskan bahwa walaupun warna yang ada pada gambar itu berbeda-beda, gambar-gambar itu tetap tersusun sebagai sebuah burung hantu. Sama seperti Indonesia yang berbeda-beda kebudayaannya tapi tetaplah satu negara Indonesia.

(Dokumentasi oleh Elvan Phangestu)

Walaupun sedang hujan, kegiatan berakhir dengan suasana yang ceria. Kakak-kakak dan adik-adik Kampung Bambu 01 pun berfoto bersama dengan karya yang telah dibuat oleh adik-adik.

Sampai jumpa di artikel selanjutnya, ya!

Salam, #MahasiswaSosial

Penulis : Gilli Putri
Editor : Gabriela Natasya

Gimana komentar kamu?