Keluar dari Zona Nyaman – Klasik #13 Bersama Shavira

Halo, #MahasiswaSosial !

Di akhir bulan Mei, Klasik ditemani oleh Kak Shavira dengan topik “Keluar dari Zona Nyaman”. Kira-kira bagaimana ya keluar dari zona nyaman? Dan apa keuntungannya? Penasaran kan? Yuk, langsung simak Klasik #13 pada 25 Mei 2019 kemarin!

Klasik dimulai dengan sebuah permainan. Tiap #MahasiswaSosial diberi pertanyaan “Kamu tim jalan-jalan sendiri atau jalan bareng temen?” yang harus dijawab dengan disertai alasannya. Permainan ini bertujuan untuk mengajak para #MahasiswaSosial untuk keluar dari zona nyaman dengan mencoba untuk melakukan hal yang berlawanan degan pilihannya.

Kak Shavira membuka ceritanya dengan mengajak para #MahasiswaSosial untuk memberikan alasan mereka belum keluar dari zona nyaman. Menurut Kak Shavira, terdapat 3 alasan umum seseorang tidak dapat keluar dari zona nyaman, yaitu takut, malas, dan terperangkap. Padahal,  keluar dari zona nyaman adalah cara untuk lebih mengenal diri sendiri, explore, dan meningkatkan kualitas diri (upgrade).

Kak Shavira sendiri memiliki momen keluar dari zona nyaman yang membawanya ke hal yang positif dan tidak ia duga sebelumnya, yakni menjadi SPG brand kopi saat libur SMA. Baginya, pengalaman ini sangat membantunya untuk lebih mudah bergaul, terbuka, dan aktif. Wah, keren ya! Pengalaman ini membuktikan bahwa keluar dari zona nyaman dapat membawa kita ke zona pembelajaran.

Pada sesi akhir, Kak Shavira membagikan tips untuk bisa keluar dari zona nyaman, yaitu langsung bertindak atau just do it. Menurutnya, lebih baik menyesal karena melakukan daripada menyesal karena tidak pernah melakukan.

Sekian Klasik #13 “Keluar dari Zona Nyaman” bersama Kak Shavira. Mari kita coba keluar dari zona nyaman dan sampai jumpa di Klasik selanjutnya!

Salam,
#MahasiswaSosial

Penulis : Ivan Hartanto
Editor : Gabriela Natasya


Gimana komentar kamu?