Indonesia Bebas Anemia? Pasti Bisa!

Halo, #MahasiswaSosial !

Sudah pernah dengar tentang anemia? Kalau mengingat-ingat buku pelajaran IPA dahulu, penyakit ini ternyata disebabkan sel darah merah di tubuh kita kekurangan hemoglobin, protein yang kaya akan zat besi, untuk mengangkut oksigen ke seluruh tubuh. Hmm.. tapi bagaimana ya caranya kita mengetahui apakah kita terkena anemia dan cara mengatasinya? Yuk, baca lebih lanjut artikel ini!

Pada hari Sabtu, 27 Juli 2019, Social Designee bekerjasama dengan teman-teman dari Generasi Bebas Anemia (@sangobion4life) untuk mengadakan sosialisasi di Desa Lengkong Kulon, Kabupaten Tangerang. Ada yang berbeda dari kegiatan ini, karena tidak hanya adik-adik yang menjadi sasaran edukasi, melainkan juga orangtua mereka. 

Memasak Makanan Kaya Akan Zat Besi

Kegiatan pertama dimulai dengan para ibu berlomba untuk memasak sayur bening bayam dan semur ati. Kedua makanan ini dipilih karena merupakan sumber zat besi yang baik bagi tubuh. Siapa yang sangka, ternyata ibu-ibu Lengkong Kulon jago sekali menata makanan di piring dengan indah. Nyamm.. Jangan ngiler dulu, ya!

Cantik banget, ya, bunga dari tomatnya? Sambil memasak, para ibu dipandu oleh Kak Novi sang nutrisionis agar dapat menghasilkan masakan yang dinilai tidak hanya dari rasa, namun juga teknik memasak serta kekompakan tim. Ada informasi menarik nih, ternyata semua sayuran sebaiknya tidak dipanaskan ulang, lho!

Kenali Anemia melalui Aktivitas Kreatif

Selesai memasak, kini giliran adik-adik yang mendapatkan edukasi mengenai penyakit anemia. Agar tidak membosankan, kakak relawan dari Social Designee dan Generasi Bebas Anemia sudah menyiapkan berbagai alat peraga dan permainan. 

  1. Permainan Sendok dan Kelereng 

Pertama, adik-adik diarahkan untuk membentuk barisan sambil mengigit sendok. Pemain yang paling belakang harus berusaha untuk mengantarkan kelereng yang diletakkan di sendok tersebut hingga sampai ke pemain yang paling depan. Meski sederhana, ternyata permainan ini menjelaskan mengenai sel darah kita, lho!

Ibarat sel darah merah, adik-adik ternyata sedang mengantarkan kelereng ‘oksigen’ ke seluruh tubuh. Ketika sel darah kita tidak cukup, akibat pemain yang gugur karena menjatuhkan kelereng, maka penyebaran oksigen pun menjadi lebih sulit. Sebab jarak yang ditempuh tetaplah sama hingga ke seluruh tubuh. 

  1. Permainan Monopoli

Adik-adik Lengkong Kulon semangat sekali ketika melihat ada karpet monopoli, pion raksasa, dan boneka dadu yang menggemaskan. Dibagi ke dalam 3 tim, adik-adik menjalankan pion mereka mengelilingi kotak pada karpet tersebut. Ketika sampai di kotak Gejala Anemia, maka tim tersebut harus dapat mengingat dan menyebutkan apa saja informasi yang telah diajarkan sebelumnya. Ternyata, kalau kita sering kelelahan dan sulit konsentrasi bisa jadi kita mengalami anemia, lho. 

Tim berikutnya menyentuh kotak cara mengatasi anemia dengan menyebutkan makanan yang kaya akan zat besi, seperti bayam, kangkung, hati, dan daging. Kak Novi sebelumnya telah memberikan tips mudah untuk mengingat sumber makanan jenis ini, yaitu sayur yang berwarna hijau gelap dan daging berwarna merah tua!

  1. Melukis Tote Bag

Belum puas rasanya kalau hanya bermain dan belajar saja. Kali ini adik-adik Lengkong Kulon diajak untuk melukis tas menggunakan media cat akrilik. Pada tas tersebut terdapat gambar makanan-makanan yang kaya akan zat besi. Dengan beraktivitas kreatif, adik-adik pastinya akan makin mudah untuk mengingat makanan yang sehat untuknya!

Media tas ini juga kami pilih agar adik-adik ikut lebih peka akan isu lingkungan, seperti mengurangi pemakaian plastik sekali pakai. Dengan memiliki tas hasil karya mereka sendiri, adik-adik juga bisa mengingatkan ibunya untuk membawa tas ini ketika berbelanja nanti di pasar. Komplit, kan?

Siap Menjadi #GenerasiBebasAnemia

Nah, sekarang sudah mengerti kan bahwa anemia yaitu ketika tubuh kekurangan asupan zat besi. Gejala yang kita rasakan yaitu 5L (letih, lesu, lemah, lemas, dan lunglai) serta sulitnya berkonsentrasi. Apabila dibiarkan, anemia dapat menganggu aktivitas kita menjadi kurang maksimal. Sayang, kan? Makanya, yuk kita makan makanan yang bergizi, terutama yang kaya akan zat besi. Ingat untuk beristirahat yang cukup juga, ya! 

Bila artikel ini bermanfaat untuk kamu, yuk bagikan ke teman-temanmu juga. Bersama kita ciptakan #GenerasiBebasAnemia ! 

Sampai jumpa di artikel berikutnya. Salam, #MahasiswaSosial !

Penulis : Jennifer Handali
Editor : Gabriela Natasya

Gimana komentar kamu?