Gantungan Pintu yang Lucu sebagai Pengingat!

Penulis: Yenni Lim
Editor: Cynthia Fayola

Halo #MahasiswaSosial!

Kunjungan pada tanggal 22 Sepetember 2018 ini merupakan kunjungan ketiga kami di Desa Medang 04; desa yang dikenal memiliki adik-adik paling aktif. Yuk simak aktivitas kami!

Para relawan dan anggota Social Designne sampai di Desa Medang 04. Kak Vineta langsung disambut oleh adik bernama Putri sedangkan kak Sonia terlihat sedang berkenalan dengan adik-adik yang bernama Onel dan Sira.

Kami membawakan permainan “Suit Raja!” di desa Medang. Permainan ini serupa dengan permainan Werewolf atau Polisi Maling, perbedaannya adalah dibagi menjadi dua kelompok untuk saling berlawanan.

Terlihat antusias adik-adik yang bertambah ketika mereka berunding dalam memutuskan siapa yang menjadi raja dan maling di kelompok masing-masing. Salah satu adik bernama Vina berbisik kepada kak Vineta.

(Dokumentasi oleh Kevin Leonard)

“Kak, aku mau jadi raja ya!”

Mira juga tidak kalah semangat, “Kak, aku maling ya!”

Setelah keputusan telah dibuat, adik-adik langsung melakukan suit dengan gerakan tubuh yang telah disepakati. Hasil suit menunjukkan kelompok Vina sebagai pemenang dan berhasil mengambil Naila, yang ternyata hanyalah seorang warga, ke dalam kelompoknya.

Namun, di akhir permainan, kelompok Vina harus menelan kepahitan karena kelompok lawan berhasil menebak bahwa Vina adalah raja. Permainan pun selesai dengan tawa dan dengan gembira adik-adik Medang 04 melanjuti kegiatan materi, yaitu membuat gantungan pintu.

(Dokumentasi oleh Kevin Leonard)

Kak Jansen membagikan kertas yang tercetak pola gantungan pintu beserta kertas warna-warni. Adik-adik pun memulai kreasi mereka. Ada yang memulai dengan menulis nama mereka, ada yang memulai dengan mewarnai, dan ada pula yang memulai dengan menggunting pola gantungan pintu. Alhasil, setiap karya gantungan pintu mempunyai ciri khasnya masing-masing. Bisa dilihat pada foto di atas ini!

Sekian cerita kunjungan ketiga di Desa Medang 04. Semoga adik-adik tetap bersemangat di Sabtu depan!

Salam,
#MahasiswaSosial

Gimana komentar kamu?