Adik-Adik Carang Pulang 1 yang Semanis Es Kulkul

Penulis: Arya S. Aji

Editor: Cynthia Fayola

Halo #MahasiswaSosial!

Bulan April sudah tiba dan Social Designee kembali mengadakan kegiatan kunjungan di desa! Pada hari Sabtu kemarin, tepatnya tanggal 7 April 2018, kami mengunjungi Desa Carang Pulang 1. Yuk simak bersama kegiatan di Desa Carang Pulang 1! 😀

Selepas briefing yang diadakan pada hari Jumat, pada hari Sabtu kami juga berkumpul kembali di Summarecon Digital Center. Tepat pukul 13:00 WIB, kami memperhatikan Kak Felika yang sedang mengajarkan cara membuat gift bag sebagai materi yang akan diberikan pada saat di desa nanti. Satu persatu dari kami mengeluarkan koran dari tas dan mengikuti lipatan demi lipatan yang dicontohkan oleh Kak Felika.

Kemudian, Kak Jason membuka kegiatan dengan sambutan hangat. Ia mulai menjelaskan kembali ketentuan-ketentuan di desa, mengingat beberapa relawan tidak hadir di sesi briefing pada hari Jumat.

Selepas briefing susunan acara dan kode etik untuk kunjungan ke desa, para anggota Social Designee dan relawan berjalan menuju angkot. Satu persatu masuk ke dalam angkot kuning. Obrolan dibuka oleh Kak Felika untuk mencairkan suasana 😊

Angkot tiba di tempat tujuan, yaitu Desa Carang Pulang 1! Banyak adik-adik Desa Carang Pulang 1 yang sudah menunggu. Mereka terlihat sangat senang dengan kedatangan kami. Salah satu dari mereka mengamati ke dalam angkot dan untuk mencari Kak Felika.

‘Eh, ada Mama!’ serunya. Ia mengajak teman-temannya yang lain untuk berseru menyambut sang Mama.

Angkot pun berhenti. Satu persatu relawan turun dari angkot. Adik-adik Desa Carang Pulang 1 bergerombol di sekitar kami. Kami dituntun menuju area yang selama ini digunakan untuk melakukan kegiatan bersama.

‘Adik-adik, lihat deh! Sekarang kakak-kakaknya udah beda! Ganteng-ganteng dan cantik-cantik kan?’ seru Kak Felika. Energi positif Kak Felika menular kepada setiap relawan sehingga membuat para relawan ikut tersenyum dan menyambut adik-adik Desa Carang Pulang 1 😘

(Dokumentasi oleh Arief Dermawan)

Sesi materi pun dimulai. Adik-adik Desa Carang Pulang 1 sangat bersemangat mengerjakan gift bag.

‘Adik-adik, perhatiin kakak-kakaknya yang sama kalian ya! Kalau pekerjaan kalian engga selesai, engga boleh pulang!’ ucap Kak Felika sambil bercanda.

Kelompok dibagi menjadi delapan sesuai dengan jumlah relawan, kecuali Kak Arief, relawan asal STTPLN Jakarta, tidak dihitung karena bertugas sebagai seksi dokumentasi. Kami mulai membimbing adik-adik Desa Carang Pulang 1 dalam membuat gift bag.

Hal menarik dari sesi materi ini adalah keterbatasan lem dan gunting karena masing-masing kelompok hanya memiliki satu. Keterbatasan ini menciptakan aksi berbagi agar dapat menggunakan lem dan gunting secara bergantian 😊

Adik-adik Desa Carang Pulang 1 memiliki keterampilan untuk membuat karya serapi mungkin, tidak sedikit karya mereka yang lebih bagus dari karya kakak-kakak Social Designee ataupun relawan 😉

(Dokumentasi oleh Arief Dermawan)

Pembuatan karya dengan tawa ternyata memang berbuah manis, tidak hanya secara estetika tetapi juga secara nilai untuk karya itu sendiri. Bahkan saya, Arya S. Aji, penulis artikel ini, masih menyimpan dengan rapi gift bag yang dibuat bersama adik-adik Desa Carang Pulang 1.

Mendekati pukul 17.00 WIB, adik-adik Desa Carang Pulang semakin terburu-buru mengerjakan karyanya. Tetapi, pastinya, semua karya selesai dengan baik! 😁

Kegiatan pun ditutup. Setiap adik Desa Carang Pulang 1 menyalim dan menyium tangan kakak-kakak Social Designee dan relawan dengan sopan.

Setelah kami hendak meninggalkan desa, salah satu adik Desa Carang Pulang 1 berlari sambil membawa dua kantong plastik hitam. Ternyata adik-adik Desa Carang Pulang 1 sudah menyiapkan masing-masing satu bungkus snack untuk para relawan 😍

Mereka memberikan sebuah pisang yang dilumuri cairan cokelat beku dan yang ditusuk dengan stick. Mereka menyebut snack ini dengan nama “Es Kulkul.”

‘Ya ampun, ini kalian yang bikin sendiri?’ tanya Kak Ryan.

‘Iya dong!’ jawab ketiga dari mereka secara bersamaan.

Sungguh manis adik-adik Desa Carang Pulang 1, membuat kami tidak berhenti tersenyum di sepanjang jalan pulang. Sekian cerita kunjungan kami di bulan April. Masih ada tiga kunjungan lagi nih #MahasiswaSosial! Tunggu cerita kami yang selanjutnya ya!

Salam,
#MahasiswaSosial

Gimana komentar kamu?

3 thoughts on “Adik-Adik Carang Pulang 1 yang Semanis Es Kulkul”

Leave a Comment

Your email address will not be published.